Thursday, September 27, 2012

Tugas 2 - Plus Minus Bersekolah di Labsky


PLUS MINUS BERSEKOLAH DI LABSKY
Menurut beberapa pengalaman dan sudut pandang narasumber alumni SMA Labschool Kebayoran yang sudah saya wawancarai, dapat disimpulkan bahwa hal-hal postif dan negatif yang terdapat dilabsky terbukti didominasi oleh hal-hal positfnya dibanding dengan hal-hal negatif. Berdasarkan 3 sumber tersebut juga saya dapatkan hal yang berhubungan dengan kegiatan-kegiatan yang saya kira awalnya akan membebani dalam bidang akademik, justru kegiatan-kegitan tersebut juga tidak kalah berguna saat kami nanti tidak berada dibawah pengawasan Labschool Kebayoran lagi. Tidak perlu menunggu lama, hal tersebut akan datang dan kita dapat bisa membandingkan bahwa ternyata begitu banyak pengalaman dan manfaat yang sudah ditanamkan pada diri kita sendiri dari sekolah labsky ini, begitu pesan makna yang secara tidak langsung tersirat dari tiga alumni yang telah saya wawancarai. Berikut lebih rinci obrolan yang telah saya lakukan dengan tiga alumni SMA Labschool Kebayoran:

 A. Kak Nabiella Dessiany 

 Narasumber saya yang pertama yaitu kakak dari Farina Januaristy Wibisono, yaitu Kak Nabiella Dessiany. Kak Nabiella Dessiany yang akrab dipanggil Kak Bibil dari Nawastra ini telah begitu baik menyempatkan saya mewawancarai tanpa konfirmasi yang jelas terlebih dahulu.
Seperti yang sudah lebih dahulu saya paparkan diatas, Menurut Kak Bibil bersekolah dilabsky lebih banyak hal-hal postif darpada hal negatifnya, dimulai dari awal masuk SMA Labschool Kebayoran dikelas 10 dengan penyesuaian Masa Orientasi atau MOS, melalui kegiatan ini menurut Kak Bibil para siswa-siswi harus dituntut serba cepat, dan sigap dalam pergerakannya. Yang setelah itu diikuti oleh Pilar untuk menyambut bulan Ramadhan, menurut Kak Bibil pelajaran yang dapat diterima selama pilar yaitu Introspeksi Diri tentang apa yang telah dilakukan selama tahun-tahun sebelumnya, juga memperdalam keimanan dan ketakwaan jelang bulan ramadhan, dan sesuai dengan namanya kegiatan ini juga membimbing untuk senantiasa berbuat kebaikan dalam keseharian, walaupun menurut Kak Bibil kegiatan ini kurang ditata sedemikian rupa sehingga tersirat membosankan. Trip Observasi yang harus dijalani dipedesaan menurut Kak Bibil menuntut kita untuk menyesuaikan diri sekaligus mengakrabkan diri dengan lingkungan sekitar, tidak seperti semua yang serba ada layaknya dikota yang biasa sehari-hari kita temui. Di kegiatan TO ini juga dapat lebih mempersatukan angkatan, dengan saling bantu-membantu, bekerjasama sekaligus menjalin tali persaudaraan dengan penduduk desa sekitar, yang dimana kegiatan ini merupakan kegiatan yang paling diingat oleh Kak Bibil karena selain menambah ilmu juga dapat mengetahui lebih lanjut tentang kehidupan didesa. Setelah kegiatan TO lalu diikuti dengan kegiatan Bintama yang menurut Kak Bibil disini dituntut serba disiplin, yang membuat kegiatan OSPEK yang Kak Bibil jalani kemarin terasa lebih mudah dan terbiasa karena pola yang sama dengan kegiatan-kegiatan Labschool.
Di penghujung kelas 10 juga Kak Bibil mengikuti kegiatan TPO, lapinsi, dan kegiatan kepemimpinan lainnya untuk seleksi OSIS dan MPK, yang dimana kegiatan ini juga tidak kalah berperan setelah Kak Bibil belum lama meninggalkan SMA Labschool Kebayoran.
Lain dengan kesibukan yang dijalani Kak Bibil saat kelas 11. Kak Bibil mengikuti program Misi Budaya yang diadakan setiap tahunnya. Dengan latihan tari yang tidak sebentar dan perjalan yang cukup panjang selama kurang lebih 3 minggu membuat beliau dituntut untuk lebih mandiri dari sebelum-sebelumnya. Belum lagi kesibukan lain yang dijalani Kak Bibil di kelas sebelas yaitu menjabat sebagai Osis Dranandaraka Wiraksaka sebagai seksi dana dan logistik. Yang dimana tugas dari danlog yaitu mencari dana dan sponsor yang sangat dibutuhkan untuk acara dan program-program besar osis khususnya SkyAvenue dan SkyBattle. Disinilah Kak Bibil belajar mencari dana dan yang terpenting pantang menyerah.
Saat kelas 12 Kak Bibil mulai kemabali tekun dalam pelajaran-pelajarannya dan mengikuti paket dan tryout-tryout dengan maksimal. Yang dimana tryout-tryout dan paket yang telah diberikan Labschool sangat membantu dalam pengerjaan Kak Bibil dalam Ujian Nasional, tapi sayangnya tidak dapat membantu dalam test masuk Perguruan Tinggi. Oleh karena itu Kak Bibil juga mengikuti Bimbingan Les diluar sekolah. Dan setelah lulus, Kak Bibil meneruskan pembelajarannya dalam bidang kedokteran di Universitas Atmajaya.
Hal positif lainnya menurut Kak Bibil di Labschool tidak terdapat senioritas, tetapi walaupun tidak terdapat senioritas, tetap saling menghormati antara kakak dan adik kelas, sehingga membuat hubungan antara kakak dan adik kelas terasa dekat.
Soal hal negatif menurut Kak Bibil hanya sedikit itupun tentang fasilitas Labschool saja, yaitu menggunakan ruang maupun lantai 4, plaza, atau hall masjid yang sering bentrok dengan SMP. Juga berhubung dengan warga Labschool Kebayoran yang semakin padat sementara lapangan parkir kurang menampung dan memadai.




A.    Kak Adella Maulana
Narasumber saya yang kedua yaitu Kak Adella Maulana yang akrab dipanggil Kak Della yang kebetulan juga merupakan kakak dari Nawastra atau angkatan 9.
Menurut Kak Della hal-hal positif dari Labschool yang pertama yaitu akademik dan non-akademik sama-sama seimbang, ini dikarenakan siswa-siswi dari SMA Labschool sendiri telah diseleksi dari yang terbaik menjadi yang paling terbaik, sehingga dapat terciptanya kondisi dinamis antara akademik atau nilai-nilai pelajaran dan non-akademik yaitu kegiatan-kegiatan yang tak kalah mendukung pembelajaran. Labsky juga terkenal bisa memanage program kegiatan yang begitu banyak dari segi pandang Universitas, juga merupakan satu-satunya sekolah yang mempunyai program kerja osis yang sangat banyak. Sehingga menurut Kak Della anak-anak Labschool sudah terlatih berorganisasi dan ikut serta kepanitiaan.
Guru-guru Labschool Kebayoran yang dekat dengan anak-anak juga mendukung aktifitas dan kondisi pembelajaran siswa menjadi lebih efisien dan produktif. Sehingga tidak heran antar guru dan siswa saling dekat, juga dapat sebagai tempat berbagi yang dimana termasuk fungsi dari teman yang membuat nyaman para siswa-siswinya.
Selain itu hal positif menurut Kak Della yaitu, Siswa-siswi Labschool yang rajin juga telah terpercaya dalam pembuatan tugas dan pembelajaran-pembelajaran mandiri. Sehingga kalau tidak ada guru saat kelas 3 sudah punya kesadaran sendiri untuk belajar mandiri. Ini terbukti dari lulusan Labsky yang tidak sedikit masuk Perguruan Tinggi Negeri, padahal jika dilihat Labschool adalah swsta, tutur Kak Della sendiri
Menurut Kak Della hal negatif dari Labschool Kebayoran yaitu labsky kurang membimbing anak-anaknya untuk SNMPTN. Dan baru diakhir-akhir jenjang atau kelas 12 yang baru difokuskan pada Ujian Nasional. Yang padahal tipe soal-soal yang diajarkan pada kelas 10 dan 11 tidak sesuai dengan tipe-tipe soal Ujian Akhir Nasional.
Yang kedua hal negatif dari labsky menurut Kak Della yaitu hanya di Labschool Kebayoran tidak menerima siswa IPA mendapat snmptn undangan IPS juga hanya dilabsky yang dapat bisa mengikuti jalur undangan paralel dan internasional harus dari pendaftar snmptn undangan atau yang masuk peringkat 50besar dalam angkatan, tidak bisa yang lain. Sedangkan Labschool Rawamangun, Sekolah Negeri, dan Sekolah Swasta lainnya, yang dapat mengikuti undangan paralel dan internasional dengan orang-orang yang tidak termasuk snmptn undangan atau yang peringkatnya tidak 50 besar dalam angkatan.
Selain itu pada tahun Kak Della guru yang mengajar kelas 12 masih suka tidak hadir pada waktu pembelajaran padahal sudah dekat waktu Ujian Nasional.

B.     Kak Andhika Aditya 
Kak Andhika Aditya yang akrab dikenal Glody ini adalah lulusan SMA Labschool Kebayoran pada tahun 2009 dengan jurusan IPS. Meski gagal dalam meraih mimpinya mendapatkan jurusan IPA Ia dapat melanjutkan di Perguruan Tinggi Negeri Universitas Indonesia dengan jurusa akuntansi.
Hal-hal postitif menurut Kak Andhika ini yaitu dengan lingkungan yang nyaman dapat membuat beliau bersosialisi dengan orientasi lebih luas lagi. Karena asal Kak Andhika dari SMP Al-Azhar Syifa Budi dengan masuknya kelingkungan baru, dapat menambah wawsaan, lingkungan, pengalaman, sekaligus teman baru untuk pengadaptasian. Juga ditambah dengan sifat-sifat guru Labschool yang enak untuk diajak berdiskusi.
Jadwal yang padat bagi Kak Andhika juga menuntut Ia untuk lebih rajin dalam proses pembelajaran. Beliaupun lebih rajin dari sebelum-sebelumnya dan lebih terdorong maju dan membicarakan apa yang ada dalam pikirannya. Beliaupun juga ikut tergabung dalam Organisasi Intra Sekolah pada seksi Publikasi Dokumentasi. Disinilah ia mulai mengembangkan bakat dan hobinya dalam mendokumentasikan suatu moment.
Dengan ketekunan dan kerja keras selama 3 tahun berada di SMA Labschool kebayoran, Kak Andhikapun berhasil mendapat jurusan akuntansi Universitas Indonesia. Tak luput dari kerja keras, ketekunan, dan tambahan bimbingan belajar yang terus menerus diikuti menjelang dekatnya Ujian Nasional membuat pemahaman Kak Andhika kian bertambah. Kak Andhika juga sangat sadar akan sangat berperannya Labschool dalam penerapan hidupnya kedepan setelah meninggalkan SMA Labschool Kebayoran ini. Khususnya kedispilinan karena sudah tidak ada lagi yang senantiasa mengingatkan dalam aturan-aturan kuliah atau Perguruan Tinggi. Kegiatan yang sangat berpengaruh mengutamakan sosialisasi dan penyesuaian dengan lingkungan sekitar yang awam bagi kita akan sangat berguna dalam memasuki dunia baru perkuliahan. Selain akademik, sosialisasipun tidak kalah penting dalam penyesuaian dan pengadaptasian diri Kak Andhika. Untuk masalah disiplin, saat tahun angkatan Kak Andhika, guru-guru sangat terkenal ketat dengan kedisiplinannya, sehingga menurut beliau setiap hari hampir tak jauh beda dengan bintama. Apalagi dengan ditambahnya kegiatan bintama makin memantapkan kedisiplinan pada hidup Kak Andhika.
Hal negatif menurut Kak Andhika budaya laripagi di SMA Labschool Kebayoran, sempat membuat beliau malas untuk bangun pagi. Tetapi secara tidak sadar setelah menjalani kuliah selama beberapa semester ini hal tersebut juga sangat membantu dalam metode pengumpulan tugas via-email untuk dosen atau dalam perebutan kelas sesuai materi perkuliahan yang diinginkan.  


No comments:

Post a Comment

Comments system

Disqus Shortname