Thursday, September 27, 2012

Tugas 4 - Solusi Labsky untuk Kemanusiaan



Pembinasaan Suku Bangsa  

Hak Asasi Manusia atau yang biasa disebut dengan HAM adalah hak seluruh warga di dunia ini, tanpa terkecuali. Seluruh manusia di dunia ini mempunyai hak dan kewajibannya masing-masing, namun ada beberapa kewajiban yang dimiliki oleh seluruh umat manusia dan wajib untuk dipatuhi contohnya adalah saling menghormati dan menyayangi sesama umat di dunia ini tanpa melihat perbedaan yang ada karena pada hakikatnya semua manusia di dunia ini adalah sama.
Di Indonesia telah terdapat komnas HAM atau komisi nasional hak asasi manusia yang berfungsi untuk menjaga dan memelihara hak seluruh warga Indonesia tanpa terkecuali. Dan untuk jangkauan universal nya telah terdapat PBB atau perserikatan bangsa-bangsa yang berfungsi untuk menjaga dan memelihara kedamaian antar negara di dunia ini yang tergabung dalam PBB. Ada berbagai macam masalah yang harus ditangani oleh komnas HAM maupun PBB terutama masalah kemanusiaan seperti kemiskinan, korupsi, penganiayaan, perdagangan manusia atau human trafficking, kejahatan genosida, dan lain-lain, masalah kemanusiaan tersebut bukanlah hal sepele namun merupakan masalah serius yang harus diberikan perhatian lebih untuk menyelesaikannya dan juga memerlukan keterlibatan dan kesadaran seluruh masyarakat di dunia ini untuk menghapuskan masalah atau kejahatan dalam bidang kemanusiaan tersebut.
Di dunia ini memang sudah banyak lembaga yang memberikan perhatian lebih terhadap masalah kemanusiaan namun kita juga tidak lupa bahwa masalah kemanusiaan tersebut berasal dari manusia itu sendiri. Manusia yang mempunyai akal dan pikiran jahat untuk menguasai atau merebut sesuatu sehingga harus melakukan kejahatan-kejahatan manusia. Salah satu kejahatan terbesar di muka bumi ini adalah kejahatan genosida.
Genosida atau genosoid merupakan salah satu kejahatan terbesar di muka bumi ini, bagaimana tidak genosida merupakan pembantaian besar-besaran terhadap suatu suku bangsa atau negara dengan maksud memusnahkan bangsa tersebut. Kejahatan genosida ini diperuntukan agar suatu kaum atau bangsa musnah dari muka bumi ini dan dilakukan dengan melalui cara-cara yang kejam. Biasanya yang diincar dalam kejahatan genosida merupakan suatu bangsa, ras, kelompok etnis, dan kelompok agama tertentu dengan cara membunuh anggota kelompok tersebut dan mengakibatkan penderitaan fisik maupun mental tehadap anggota kelompok yang lainnya.
Memusnahkan suatu suku atau bangsa merupakan hal yang sangat kejam dan jahat namun benar adanya di dunia ini sudah pernah terjadi kejahatan genosida tersebut. Tidak hanya dengan cara membunuh anggota kelompok tersebut namun kejahatan genosida juga dilakukan dengan cara mencegah kelahiran dalam kelompok tersebut dan menciptakan kemusnahan fisik terhadap kelompok tersebut. Juga dapat dilakukan dengan cara membunuh peradaban yang mereka anut seperti melarang untuk menggunakan bahasa dari suatu suku ataupun mengubah atau menghancurkan sejarah serta symbol-simbol dari kelompok tersebut yang akan menyebab kan kemusnahan dan hilangnya jejak dari kelompok tersebut.
Kejahatan genosida merupakan kejahatan yang luar biasa kejam dan tentu saja sangat pantas dikatakan sebagai musuh seluruh umat manusia dan juga pantas untuk dihapuskan dari muka bumi ini. Hukum di dunia ini sudah mengatur tentang berbagai hukuman untuk kejahatan yang terjadi di dunia ini dan literature hukum telah menyatakan bahwa kejahatan genosida dan kejahatan terjadap kemanusiaa lainnya merupakan kejahatan terbesar di muka bumi ini, untuk kejahatan ini setiap umat manusia mempunyai tanggung jawab untuk melakukan penghukuman yang seadil-adilnya. Sudah ada pengadilan yang khusus mengadili tentang pelanggaran HAM berat yang terjadi di dunia ini yaitu International Criminal Court yang khusus mengadili kejahatan genosida, perang, dan kejahatan agresi.
Kejahatan genosida pernah terjadi di dunia ini, dibawah ini merupakan contoh kejahatan genosida yang pernah terjadi:
1.      Pembantaian bangsa kanaan oleh bangsa Yahudi pada millennium pertama sebelum masehi
2.      Pembantaian bangsa Helvetia oleh Julius Caesar pada abad pertama sebelum masehi
3.      Pembantaian suku bangsa Keltik oleh bangsa Anglo-Saxon di Britania dan Irlandia sejak abad ketujuh
4.      Pembantaian bangsa-bangsa Indian di benua Amerika oleh para penjajah Eropa sejak tahun 1942
5.      Pembantaian suku Aborijin Australia oleh Britania Raya sejak tahun 1788
6.      Pembantaian bangsa Armenia oleh beberapa kelompok Turki pada akhir Perang Dunia I
7.      Pembantaian orang Yahudi oleh Gipsi (Sinti dan Roma) dan suku bangsa Slavia oleh kaum Nazi Jerman pada Perang Dunia II
8.      Pembantaian suku bangsa Jerman di Eropa Timur pada akhir Perang Dunia II oleh suku-suku bangsa Ceko, Polandia, dan Uni Soviet di sebelah timur garis perbatasan Oder-Neisse
9.      Pembantaian lebih dari dua juta jiwa rakyat oleh rezim Khmer Merah pada akhir tahun 1970-an
10.  Pembantaian bangsa Kurdi oleh rezim Saddam Hussein Irak pada tahun 1980-an
11.  Efrain Rios Montt, dictator Guatemala dari 1982 sampai dengan tahun 1983 telah membunuh 75.000 suku Indian Maya
12.  Pembantaian suku Hutu dan Tutsi di Rwanda pada tahun 1994 oleh terutama/tetua kaum Hutu
13.  Pembantaian suku bangsa Bosnia dan Kroasia di Yugoslavia oleh Serbia antara 1991-1996. Salah satunya pembantaian Srebrenica kasus pertama di Eropa yang dinyatakan genosida oleh suatu keputusan hukum
14.  Pembantaian kaum berkulit hitam di Darfur oleh milisi Janjaweed di Sudan pada tahun 2004
Data diatas merupakan contoh kejahatan genosida yang telah terjadi di dunia ini mulai dari sebelum masehi sampai data terbaru kejahatan genosida terjadi pada tahun 2004 silam.

Solusi
Banyak cara yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya kejahatan genosida. Mulai dari hal-hal yang kecil saja yaitu tidak memperhatikan perbedaan dalam pertemanan. Perbedaan adalah hal yang sangat umum dan wajib ada di dunia ini. Apabila tidak ada perbedaan, dunia ini akan kosong dan terlihat sama disetiap bagiannya. Kita harus belajar menghargai perbedaan antar manusia. Baik itu perbedaan agama, ras, golongan, maupun warna kulit. Dalam pertemanan pun kita tidak boleh membeda-bedakan teman. Berteman dengan seluruh umat manusia di dunia akan jauh lebih baik. Dalam berteman pun kita tidak boleh saling menghina atau mengejek atau mengolok-olok orang yang memiliki perbedaan dengan kita. Hidup rukun dan damai dalam perbedaan inilah yang bisa disebut perdamaian. Mengapa tak boleh membedakan dalam berteman? Kejahatan genosida pada umumnya bermula dari permasalahan perbedaan. Entah itu karena ada masalah tertentu, namun kejahatan genosida melibatkan agama, ras, atau golongan tertentu. Apabila dalam pertemanan kita sudah melakukan penghinaan terhadap teman yang berbeda, inilah bibit-bibit munculnya kejahatan genosida. Semakin rumit masalah itu, semakin banyak orang yang akan terlibat dalam konflik tersebut. Dan apabila masalah ini memuncak, akan terjadi kejahatan genosida diantara kedua belah pihak tersebut dan akan memakan banyak sekali korban dan menimbulkan rasa kebencian yang mendalam.
Menegakan hukum internasional yang berlaku tentang kemanusiaan terutama tentang Hak Asasi Manusia dan hukum internasional tentang kejahatan genosida. Pada tanggal 9 Desember 1948, PBB menyetujui Konvensi tentang Pencegahan dan Penghukuman atas Kejahatan Genosida. Konvensi ini menetapkan genosida sebagai kejahatan internasional, yang akan dicegah dan dihukum oleh negara-negara penandatangannya. Meski banyak kasus kekerasan terhadap kelompok yang terjadi sepanjang sejarah, perkembangan legal dan internasional istilah ini terkonsentrasi pada dua periode sejarah utama: waktu mulai dimunculkannya istilah itu hingga diterimanya sebagai hukum internasional (1944-1948), dan waktu diaktifkannya istilah itu yang ditandai dengan digelarnya pengadilan penjahat internasional untuk menuntut kejahatan genosida (1991-1998). Mencegah genosida, sebagai amanat utama lainnya dari konvensi ini, tetap menjadi tantangan yang terus dihadapi banyak negara dan individu.
Dalam kehidupan sehari-hari bisa mulai diajarkan kepada anak usia dini tentang perbedaan yang ada disekitar kehidupannya. Mulai dari perbedaan agama, suku bangsa, bahasa, maupun warna kulit. Dengan mengajari mereka tentang perbedaan, mereka bisa mulai belajar menghargai satu sama lain. Mereka menghargai dan menghormati perbedaan yang ada disekitarnya. Tidak hanya kepada anak-anak, namun kepada orang dewasa pun masih bisa diajarkan tentang perbedaan antarumat manusia dan bagaimana cara menghargai perbedaan tersebut. Untuk anak usia dini bisa diajarkan melalui pelajaran sekolah. Bisa dimulai dengan mengajarkan suku-suku bangsa dan agama apa saja yang ada di Indonesia. Orang tua pun bisa berperan dalam mengajarkan anak-anaknya tentang perbedaan yang ada dan bagimana seharusnya menyikapi perbedaan-perbedaan tersebut.
Untuk orang dewasa, menghindari terjadinya genosida diantara umat manusia dapat diajarkan melalui ceramah. Dapat disampaikan ketika sedang beribadah oleh penyampai ceramah. Dengan begitu orang dewasa pun masih bisa menyadarkan diri mereka untuk menghargai perbedaan satu sama lain. Selain melalui ceramah, bisa juga melalui iklan-iklan masyarakat, baik di media maupun di iklan-iklan di jalan. Dengan membaca atau mendengar iklan masyarakat itu setiap saat, lama-lama otak kita akan terpengaruh dan mengikuti iklan-iklan tersebut. Tentunya iklan tersebut tidak boleh menggunakan bahasa yang melarang melakukan genosida atau pelecehan antar perbedaan, namun menggunakan kata-kata yang mengajak seluruh umat manusia untuk saling mencintai satu sama lain dan menghargai perbedaan yang ada di muka bumi.
Pemerintah dapat bertindak dengan mengadakan penyuluhan berkala bagi masyarakat. Penyuluhan dapat dimulai dari kalangan-kalangan kecil seperti lingkungan perumahan. Dengan bekerja sama dengan pejabat daerah yang berwenang, pemerintah dapat menyampaikan pesan untuk menghargai satu sama lain melalui pertemuan warga. Setelah itu di lingkungan pekerjaan, dan sekolah seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya. Indonesia memiliki semboyan “Bhineka Tunggal Ika” yang berarti berbeda-beda tetapi tetap satu. Masyarakat Indonesia sangat beragam. Dan perdamaian didalam perbedaan itu indah. Maka sayangilah dan hargailah sesama umat manusia.

Sumber:
Id.wikipedia.org
kuhpreform.files.wordpress.com
Korandemokrasiindonesia.wordpress.com

No comments:

Post a Comment