Monday, November 26, 2012

Vidio

Perkembangan suspensi sepeda
Pada jaman sekarang, kita sudah diperkenalkan beberapa transportasi, baik yang bermotor maupun tidak bermotor. Para penemu sudah menemukan berbagai acam alat transportasi dan bahkan mengembangkannya. Akan tetapi, seiring berjalannya waktu, kendaraan tersebut semakin nyaman dan mudah digunakan. Contohnya  sepeda, dari zaman dirancang oleh Leonardo DaVinci, dari yang tidak ada alat kayuh, sampai memiliki sistem gir, dan bahkan rangka yang dibuat dari bahan serat karbon yang sangat ringan. Tetapi, saya  tidak ingin membahas sejarah sepeda secara keseluruhan, tetapi hanya bagian yang penting yaitu suspensi. Suspensi atau yang biasa disebut oleh kita sebagai shock breaker tidak terbentuk begitu saja dari zaman sepeda generasi pertama. Mengapa suspensi saya bilang sangat penting?  Karena suspensi digunakan oleh berbagai macam jenis sepeda dari sepeda yang dipakai oleh orang  perkotaan, sepeda berjenis XC short travel sampai dengan downhill, semua sepeda itu menggunakan sistem suspensi yang beragam. Sekarang, saya akan membahas soal itu. Kita mulai dari sedikit timeline.
Pada tahun 1987, Bushido mengeluarkan sepeda bersuspensi pertama dengan panjang travel 12 inci. Sepeda tersebut dilengkapi dengan suspensi di bagian depan(fork)  dan belakang(Frame) . Lalu, pada tahun 1988, Kestrel Nitro
memamerkan sepeda di daerah Long Beach yang berfitur suspensi buatan Paul Turner dan Keith Bontrager pada bagian forknya. Fork tersebut mnggunakan sistem Triple-clamp design yang merupakan desain RS-1. Pada tahun 1989, pabrik RockShox dan Dia Compe membuat fork RS-1. Harganya $350 dollar untuk fork berbahan besi chrome moly pada bagian stanchion, dan aluminium untuk badannya. Fork tersebut menggunakan sistem Static Lockout. Pada zaman itu juga tersedia stem suspensi dan Italian Certain double crown fork untuk kegiatan yang lebih ekstrem. Tahun 1990, seseorang bernama Doug Bradbury membuat suspensi merk Manitou dengan travel sepanjang 1,5 inci menggunakan per elastomer. Fork tersebut memiliki berat kurang dari 3 pon, tersedia untuk headtube berukuran 1 1/8 dan berharga $400. Headset tipe AheadSet sudah tersedia pada masanya. Pada tahun 1991, Unishock memperkenalkan gaya baru yaitu Unicrown, dan menggunakan per biasa pada forknya. ActionTech dan ProAction menggunakan fork kaku dan per diatasnya. Merk Cratoni membuat fork suspensi yang menggunakan angin dan oli. Merk Answer mematenkan produk dari Manitou, memodifikasinya sedikit dan menurunkan harganya sampai $380. Mountain Cycle Suspenders membuat fork dengan spesifikasi 12mm thru axle, disc brake, dan travel 2,5 inci. Merk Marzocchi memperkenalkan fork yang meniru RS-1 yang bernama Starforks. Pace dari negara Inggris memperkenalkan carbon fiber slider dan rem yang dipasang di bagian belakang fork. RockShox membuat fork custom untuk atlet Greg LeMond untuk dipakai di kejuaraan sepeda bergengsi, Paris-Roubaix. Harganya $450 untuk travel 1,25 inci. Mert Lawill memperkenalkan fork merk Leader dengan desain untuk mencegah brake dive. Itu menggunakan suspensi angin dengan travel 3 inci dan menggunakan disk brake dan dijual seharga $390. Pada tahun 1992, RockShox memperkenalkan fork baru yaitu Mag20 dan Mag30 yang berbahan magnesium. Mag20 dan Mag30 memiliki kompresi yang dapat diatur. Joe Murray dan Kona membuat suspensi bernama FutureShock dengan travel 1,2 inci. Fork Manitou sudah mulai membuat fork dengan travel 2 inci. Hanebrink membuat suspensi fork yang menggunakan fork rigid dan per yang terletak di headtube. Cannondale membuat suspensi pertama yang menggunakan fork rigid dan per angin yang terletak di headtube. Suspensi tersebut berfitur lockout, yaitu dapat dikunci. Specialized dan RockShox membuat FutureShock edisi mereka. Marzocchi membuat fork bertipe XC300, yang memiliki sistem Independent Floating Piston. Tange merilis fork perdana mereka, The Struts. Girvin memperkenalkan fork bernama Vector linkage fork. Crosstrac membuat sepeda full suspensi bertravel 4 inci. RST membuat fork mereka dengan harga $200. Showa memasuki pasar suspensi sepeda dan memperkenalkan suspensi mereka bermerk Trek. Tahun 1993, Halson membuat fork yang dapat dipakai untuk rem velg (rim brake). Kemudian, fork dengan angin(air sprung suspension) diperkenalkan. Fork bertipe Shish Kebab dipatenkan oleh RockShox dan Manitou. Fork Manitou II membuat fork dapat diatur melalui dasar tabung suspensi. RockShox mengakhiri kerjasama dengan Dia Compe dan memperkenalkan MAG21. Mag 21 dibuat dengan travel sepanjang 2,5 inci dan per negative. Quadra berbentuk mirip dengan Mag21 tetapi menggunakan 6”bumper.  
                                    
              Iklan suspensi tahun 1992.                                             Future Shock

Rock Shox
Manitou
Marzocchi
Tange
Giant
SR
Specialized
Scott
Trek
Quadra
Manitou 2
XC50
Struts
Zorbers
Duo track
Future Shock
Unishock S
Shock Wave
Mag 10

XC150
Shock blades

 
Future Shock SE
Unishock VR
Mogul
Mag21

XC400



Future Shock FSX
Unishock LF
Black Diamond

                     Jajaran produk fork bersuspensi dan merknya di tahun 1993
Tahun 1994, RockShox membuat Mag21SL dengan bahan aluminium untuk stanchion dan steerer, dan bahan titanium untuk bagian badannya. Harganya $650. Manitou mengeluarkan prodk baru Manitou 3 dengan bahan aluminium, dan travel yang dapat diubah (adjustable travel) dari 2 – 2,5 inci.
                 
Rock Shox
Manitou
Marzocchi
Tange
Giant
SR
Specialized
Scott
Trek
Quadra 10
Manitou 3
XC51
Struts
Zorbers
Duo track 7001
Future Shock
Unishock VR
Mogul
Mag 10

XC500
Struts GS

Duo track 9001


 
Mag21

EGS





  
Mag 21 SL



  




Lawwill Leader
Amplifier
Pro-Forx
Halson Inversion
RST 460

 


                                       Produk suspensi tahun 1994
                     Pada tahun 1995, merk RockShox kembali merilis fork suspensi bertipe Judy, dengan adjustable travel 2, 2,4 , atau 2,9 inci. RockShox Judy memulai produksi untuk upgrade part seperti sistem suspensi angin, damping cartridge dan dual crown steerer. Merk Specialized merilis Judy FSX dengan material berbahan karbon dan CNC untuk bagian kakinya.  Merk Manitou menggunakan EFC untuk mengkontrol getarannya.
                                               
Rock Shox
Manitou
Marzocchi
Tange
RST
SR
Quadra 5
Manitou 4
XCR
Struts GS
170
Duo track 7005
Quadra 21
Comp
XC600
810
171
Duo track 9005
Quadra 21R
Magnum
Zokes
Struts 120
381
Duo track 8005
Judy XC
EFC
EGS
  
  
  
Judy SL
 
 
  
 

Mag 21
 
 
 
 
 
                                                              Produk Suspensi pada tahun 1995
Pada tahun 1996, Manitou mengeluarkan Mach5 yang menggunakan EFC internal  di bagian kaki, dan dibungkus dengan busur rem.  Cannondale merilis HeadShok Moto fork yang bertipe dual crown, dan dapat dipasang disk brake dengan hanya travel 4,5 inci.  Hanebrink memiliki fork dual crown pertama dengan travel 6.  Rock Shox memangkas panjang travel pada fork Judy SL to untuk memangkas berat. Fork Judy DH memiliki dua damper,yang satu untuk compression, dan yang satu untuk rebound.
               


               
Rock Shox
Answer Manitou
Marzocchi
RST
SR
Dirt  Research
Quadra 5
Mach 5 SX
Zokes 2
170
Duo track 7006
DR 800A
Quadra 10
Mach 5 Comp
Zokes Pro
171B
 
524A
Quadra 21R
Mach 5 Pro
 
381
 
   
Judy XC

  
380
 
   
Judy SL


 
 
   
                                                          Produk jajaran suspensi pada tahun 1996
                Pada tahun 1997, RockShox menggunakan aluminium sebagai bahan pada Judy . sistem suspensi Type II menyamai 4" MCU hanya dengan 2 inci pegas. Fork Judy SL sudah bisa diubah travelnya.  Fork Quadra digantikan dengan fork Indy.  Marzocchi memperkenalkan deretan tipe Bomber, dengan ukuran stanchion 30mm, per pegas, dan kaki – kaki berbahn 3Pc aluminium.  RST mengeluarkan Mozo Pro 4.5 dengan travel 4,5 inci dan sistem single crown. Bullet Brothers merilis Zzyzx yang didesain oleh Hanebrink dengan travel 6 inci.  White Brothers merilis fork suspensi  dengan 32mm stanchion berbahan aluminium, kaki – kaki berbahan 3-Pc, busur rem berbahan Magnesium, per pegas dan damping yang dapat diatur di luar ( external adjustable dampers).  Fork jajaran High-end merk Manitou mengeluarkan pegas berbahan titanium.
Rock Shox
Answer Manitou
Marzocchi
RST
SR
Quadra 5
Pro
Zokes 2
161B
Duo track 7007
Indy C
Pro C
Zokes Pro
171B
 
Indy XC
SX
Bomber Z2
381L
 
Indy SL
SX Ti
Bomber Z3
  
 
Judy XC
  
  
 
 
                                                   Produk suspensi tahun 1997
Pada tahun 1998, RST memamerkan tipe XXL dan sistem inverted dual crown khusus untuk sepeda downhill dengan travel 6 inci. Hi-5 adalah fork dual crown dengan dropout tipe standard.  Rock Shox memperkenalkan jajaran tipe SID. Produk ini berbasis Judy, tetapi menggunakan per angin.  RockShox juga merilis fork Boxxer DH dan sudah bisa dipublikasikan. Dual crown Judy XL sudah tersedia dan seluruh jajaran produk tipe Judy menggunakan sistem per pegas dan memiliki rumah disc brake ( disk brake post mount).  Tipe Mag 21 sudah diskontinu ( berhenti diproduksi).  Hanebrink  memulai produksi travel 7 inci. K2 memiliki Smart Fork dengan sistem automatic damping adjustments dan memiliki Piston Speed Sensor.  Cannondale membangun Moto FR 4” dengan travel 4 inci dengan standard dropouts, dan discbrake mount. Risse memulai membuat fork suspensi.  Manitou memiliki sistem  Twin Piston Chamber (TPC) damping dengan kompresi terpisah dan kemampuan mengkontrol rebound.  Jajaran produk X-Vert terbaru memiliki ukuran stanchion 30mm. Dengan harga yang lebih rendah, Spyder menggunakan kaki – kaki 1Pc.


Rock Shox
Answer Manitou
Marzocchi
RST
Indy S
Spyder
Zokes
161B
Indy C
Spyder R
Z2 Atom Bomb
171B
Indy XC
SX
Bomber Z2
261
Indy SL
SX R
Bomber Z3
281
Judy T2
SX Ti
  
380R
Judy XC

  
Mozo Pro
Judy SL

  
 
                                               Jajaran produk suspensi tahun 1998
                                                              
                Di tahun 1999, Manitou merilis fork single crown bernama X-Vert. di tahun ini, semua fork single crown dipangkas panjang stanchionnya, dan sebagian besar memiliki kaki – kaki 1pc, dan memiliki disc brake post mount. Pelumas micro-lube digunakan untuk mengatir kecepatan (damping). RockShox menggunakan sistem Dual-Air, yaitu menggunakan ruangan angin positif dan negatif, untuk mengatur rebound dan mengkontrol kompresi. Produk baru RockShox, Jett, menggantikan saudara lamanya, RockShox Indy. Fork merk Hanebrink mulai membuat fork bertravel 8 inci. Marzocchi memiliki SuperFly dengan suspensi per angin. The Monster dirilis dengan ukuran stanchion 40mm, dan travel 7 inci. Merk Risse merilis Trixxxy.
Rock Shox
Answer Manitou
Marzocchi
SR Suntour
White Brothers
RST
Jett C
Spyder
Z2 Super Fly
M-7500
SC 70
281
Jett XC
Spyder SX
Z2 BAM

SC 72 UL

Jett T2
Spyder R
Bomber Z5



Judy C
SX-E
Bomber Z3



Judy XC
SX-R
Z4



Judy SL
SX-Ti




SID XC
X Vert E




SID SL
X Vert



  
                                Jajaran produk suspensi tahun 1999.
                Di tahun 2000, Manitou mengeluarkan fork suspensi angin pertama mereka, bernama Mars. Merk Spyder menghilang dari pasar. Millenium adalah fork bertipe single crown, bertravel 5 inci. Rock Shox memiliki Hydra Air dengan suspensi per angin. Hydra memiliki pilihan travel antara lain, 2,5 inci, 3 inci, dan 4 inci, tanpa ada spesifikasi tambahan. RockShox Boxxer bertravel 7 inci sekarang. Marzocchi menawarkan busur rem yang terbungkus penuh. Hanebrink membuat travel 9 inci.
Rock Shox
Answer Manitou
Marzocchi
White Brothers
RST
Jett
Magnum
Z2
SC 70
281 R
Jett XC
Magnum SX

SC 72 UL
381 TL
Jett SL
Magnum R
Bomber Z5

801
Judy XC
SX-R

  
  
Judy SL
SX-LT

    

Judy Race
Mars C



SID XC
   



                                                            Jajaran produk suspensi di tahun 2000
Pada tahun 2001, Manitou menawarkan opsi untuk sepeda yang hanya menggunakan sistem pengereman disc brake. Marzocchi memamerkan produk RAC dengan sistem single crown, dan dengn berbagai bagian yang bematerial serat karbon. Cannondale memamerkan fork suspensi satu sisi, bernama Lefty. RockShox memamerkan edisi terbarunya, Psylo dan fork berstanchionukuran 300mm, dan bertravel 5 inci. Fork dengan fitur – fitur barupun di perkenalkan disini, seperti fitur pengunci suspensi di satu sisi, dan sisi lainnya dilengkapi dengan suspensi.
Selain suspensi yang dipasang di bagian depan, yaitu di bagian fork, terdapat juga suspensi yang terdapat di bagian stem, yaitu bagian yang menghubungkan antara handlebar dan steerer tube. Ada juga sepeda yang memiliki suspensi di bagian belakang, atau biasa disebut full suspension, dual suspension, atau soft tail. Suspensi belakang pertama kali muncul pada awal tahun 1990. Rangka sepeda pada masanya sangat berat, dan memiliki beberapa kekurangan keefektifan pedaling, seperti bobbing, kickback, yang sangat menguras energy para pengendara, apalagi pada saat menanjak di medan yang terjal. Lalu, sepeda ini pada awalnya sangat tidak efektif pada saat pengereman, yaitu pada saat tuas rem ditarik, suspensi belakang akan kehilangan travelnya dan kehilangan kemampuan untuk meredam guncangan.
Masalah ini sudah dapat dipecahkan pada saat awal tahun 1990an. Sepeda yang sangat efektif didesain oleh Mert Lawill, seorang juara motorcross. Sepedanya, Gary Fisher RS-1 dirilis. Dengan adaptasi A-Linkage, mengadaptasi dari mobil balap, dan menjadi sepeda dengan sistem Four-Barr Linkage pertama. Tetapi masih terdapat masalah terutama soal akselerasi. Di tahun 1985, Horst Leiner memulai pekerjaannya untuk memecahkan masalah tersebut. Ia menciptakan sepeda buatannya, dan ia namai dengan Horst Link.
Ada berbagai macam tipe – tipe dari suspensi sekarang. Diantaranya adalah :
·         Soft tail
·         Single pivot
·         Four bar
·         Virtual Pivot Point (VPP)
·         DW – Link
·         Switch Link
Soft tail adalah sistem suspensi yang menggunakan bagian segitiga frame, dan suspensinya diletakkan ke seatstay. Sistem ini membuat sepeda terlihat sangat simple. Sistem ini tidak membuat pergerakan di bagian sepeda manapun kecuali suspensi, karena memiliki chainstay yang solid/kaku. Contoh sepedanya adalah Moots YBB, Trek STP, dn Cannondale Scalpel.
         Single Pivot adalah sistem suspensi paling simple diantara sistem lainnya. Sistem ini meletakkan bagian linkagenya di sekitar bottom bracket. Jadi, sendi - sendi akan bergerak hanya di sekitar titik pivot. Sistem inimerupakan sistem yang sangat mudah didesain, dan memiliki efektifitas pedaling yang cukup. Merk sepeda yan menggunakan sistem ini diantaranya Trek dan GT.
        Horst link atau biasa kita sebut 4 bar. Sistem Horst link memiliki sendi pivot di belakang bottom bracket sepeda, satu sendi diletakkan di setiap ujung chainstay, dan satu segitiga yang terhubung ke suspensi belakang diletakkan di seatstay. Di merk Specialized, Horst Link disebut juga FSR. Sepeda yang menggunakan horst link antara lain Specialized, Norco, dan Ellsworth.
        Virtual Pivot Point adalah sistem suspensi yang dipatekan oleh Santa Cruz Bicycles. Didesain untuk meningkatkan efektifitas pedaling tanpa menambah efek samping yaitu efek bobbing itu sendiri. VVP juga dipatenkan oleh Intense Cycles.
        DW Link, penemunya adalah Dave Weagle, menggunakan sambungan berbentuk seperti setengah lingkaran, berbeda dari VVP. DW Link berfungsi untuk mengurangi kontraksi suspensi pada saat pedaling (anti – squat ), sehingga pedaling pun bia lebih nyaman dan lebih efektif. DW Link dipatenkan oleh Ibis, Turner, dan Pivot Cycles.
        Yang terakhir adalah Switch Link. Switch Link didesain oleh Dave Earle, didesain khusus untuk sepeda Yeti SB-66 dan SB-95. Sistem ini menggunakan sistem Eccentric Link untuk di bagian atas. Akan tetapi, kita masih harus menunggu sistem ini dipatenkan oleh Yeti.

No comments:

Post a Comment

Comments system

Disqus Shortname